Rabu, 15 April 2009

Tehnik Merakit Komputer

Tahapan - Tahap Merakit Komputer
1. Pastikan semua peralatan dan bahan yang akan dirakit sudah disiapkan.
2. Selanjutnya sebelum mulai merakit, kita akan melakukan checking pada MainBoard. Caranya : Pasang Processor pada Socket Processor yang ada di MainBoard (perhatikan tandanya), sambungkan MainBoard dengan Power Supplay, pasang juga speakernya. Setelah itu coba dihidupkan. Bila dari speaker keluar suara beep yang berulang-ulang, artinya MainBoard masih sehat.
3. Kemudian kita akan mencocokkan lobang / tempat baut pada MainBoard dengan tempat baut yang ada pada Cashing. Perhatikan lubang mana saja yang bisa kita gunakan nanti untuk membaut MainBoard pada Cashing. Setelah itu pasang MainBoard dan pastikan semua baut sudah dikencangkan.
4. Selanjutnya pasang RAM ( pasang juga VGA Card untuk MainBoard yang VGA nya tidak ON Board ), lalu hubungkan dengan monitor. Coba hidupkan, perhatikan apakah spesifikasi RAM dan juga Clock Processor sudah sesuai dengan spesifikasi yang tertera pada Box-nya ?
5. Jika semua sudah beres, baru kemudian di pasang perangkat lainnya seperti Hardisk, Floppy Disk, CD ROM, LAN Card dan lain sebagainya.
6. Setelah terpasang semua coba hidupkan lagi, bila tidak ada masalah, bisa dilanjutkan dengan proses instalasi.

• Bila anda merakit komputer sendiri perhatikan betul batas GARANSI-nya, sebelum batas Garansi habis, jangan sekali-kali membuang Box tempat peripheralnya seperti Kotak Ram, Box MainBoad, VGA dan lain sebagainya.

Contoh Permasalahan yang sering terjadi pada Komputer.

1. Pada saat Booting, komputer menampilkan tulisan “ CMOS check sum error “ .
Ini menandakan bahwa batu baterai BIOS nya sudah low. Penyelesaiannya dengan mengganti baterai BIOS sesuai dengan ukuran aslinya.
2. Komputer tidak menampilkan apa-apa sewaktu dihidupkan, tidak ada suara yang keluar dari speaker.
Coba periksa kabel yang menghubungkan antara VGA dengan monitor. Jika tidak ditemukan adanya kerusakan, kemunkinannya adalah VGA Cardnya yang rusak.
3. Komputer mengeluarkan suara beep berulang-ulang sewaktu dihidupkan.
Periksa RAM nya, mungkin ada debu / kotoran, coba di lepas dan dibersihkan, lalu di pasang kembali. Jika masih sama, ganti RAM nya.
4. Saat dihidupkan, indikator HarDisk menyala terus.
Kemungkinan HarDisk sudah terkena BAD Sector pada Sector nol nya. Jika belum begitu parah, masih bisa di Low Level Format, setelah itu di partisi dan di format, kemudian coba discandisk dengan surface check
5. Komputer menampilkan pesan DISK BOOT FAILUR OR NON SYSTEM ON DISK
Ini menandakan pada Disk tidak terdapat system untuk di load ke RAM, atau HarDisk belum di set menjadi active pada waktu melakukan partisi.
6. Saat melakukan proses format pada disket, muncul pesan “ Invalid Media or Track 0 Bad “
Artinya disket nya sudah rusak di sektor 0 nya. Coba perhatikan pada bagian dalam disket, apakah sudah ada goresan di sana. Bila sudah artinya disket itu sudah rusak.
7. Komputer bisa loading sampai ke lingkungan Windows, tapi tampilannya pecah-pecah jika di set ke high ataupun true colour
Ini menandakan VGA Card sudah tidak mampu untuk menampilkan warna dan resolusi maksimum.
8. Saat mencoba membaca isi suatu disket, komputer menampilkan pesan General Failur Reading Drive A, ini bisa disebabkan karena Head pada Floppy Disk Drive kotor, atau sudah aus. Coba dibersihkan dulu dengan menggunakan Floppy Disk Cleaner, jika hasilnya sama saja, berarti Head-nya memang sudah aus dan harus diganti.

9. Pertama kali dihidupkan tampilan pada layar monitor kabur.
Ini menandakan bahwa pengatur Focus pada FlyBack monitor sudah tidak bagus, biasanya penyelesaiannya dengan di cangkok.
10. Tampilan pada monitor lama-kelamaan semakin tidak jelas ( kabur ).
Sama dengan No. 9.
11. Monitor tidak menampilkan warna tertentu.
Ini menadakan ada masalah pada rangkaian RGB di dalam monitor.
12. Kadang-kadang monitor mati sendiri, atau susah sewaktu dihidupkan.
Biasanya ada solderan yang lepas pada bagian Power Supply-nya ataupun pada bagian Horizontal-nya.
13.

Cara Melakukan Testing Peripheral Komputer

1. MainBoard
Pasang Processor pada Socket-nya, perhatikan tanda / pin nomor 1. Stelah itu sambungkan dengan power supplay, jangan lupa pasang speakernya. Coba hidupkan, bila dari speaker keluar suara beep berulang-ulang, artinya MainBoard masih bagus.
2. Processor
Pasang processor pada Socket Processor di MainBoard, RAM dan juga VGA Card jika belum ON Board. Setelah itu sambungkan dengan monitor dan coba hidupkan, perhatikan tampilan di layar monitor. Perhatikan apakah clock untuk processor sudah sesuai dengan yang tertera pada Box-nya.
3. RAM
Hampir sama dengan cara melakukan test pada Processor hanya saja yang diperhatikan adalah pada saat komputer melakukan check pada RAM. Apakah kapasistas RAM sudah sesuai dengan yang tertera pada Box-nya ? Jika komputer tidak melakukan test RAM ( komputer langsung menampilkan kapasitas RAM tersebut ), ini merupakan tanda bahwa sebentar lagi RAM nya akan mati. Bila masih garansi segera tukarkan RAM nya.
4. VGA Card
Untuk melakukan test pada VGA Card, terlebih dahulu harus terinstall sebuah system operasi dan juga driver untuk VGA sudah terinstall. Lakukan test dengan cara memaksimalkan setting untuk Display Adapter ( perhatikan kemampuan monitor untuk melakukan test ini ), jika masih bisa di set ke setting maksimum, artinya VGA nya masih baik.
5. LAN Card
Pertama kita harus memeriksa apakah Sistem Operasi sudah mengenal dan menginstall Driver untuk LAN Card atau belum. Jika belum, kita harus menginstal drivernya terlebih dahulu. Setelah selesai barulah kita setting IP untuk LAN Card tersebut. Caranya : klick kanan pada icon Network Neighborhood, pilih Properties. Isikan IP Addressnya, misal 192.168.0.1 dan Sub Net Masknya 255.255.255.0, setelah itu buka MS DOS Prompt dan coba ping ke alamat IP yang kita ketik tadi ( ping 192.168.0.1 ). Bila berhasil, maka LAN Card bisa digunakan. Tapi bila layar menampilkan tulisan “ Request Time Out ”, maka LAN Card sudah tidak dapat digunakan lagi.

6. Sound Card
Pertama kita harus menginstall driver untuk Sound Cardnya bila Sistem Operasi belum mengenal Sound Card kita. Setelah driver terinstall, seharusnya Sound Card sudah dapat berfungsi dengan baik.
7. Hardisk
Cara melakukan test yaitu dengan cara mempartisi hardisk tersebut dengan fdisk. Perhatikan betul prosesnya, bila ada masalah pada saat partisi, kemungkinan hardisk tersebut sudah mulai Bad Sector. Selanjutnya adalah melakukan proses format hardisk. Setelah selesai, bisa dilakukan check dengan menggunakan Scandisk ataupun Norton Disk Doctor untuk memeriksa hardisk tiap sectornya. Hardisk yang sudah mulai rusak, biasanya akan menimbulkan kesalahan pada FAT ataupun Directory Structur-nya.
8. FDD ( Floppy Disk Drive )
Sebelum melakukan test pada FDD, pastikan bahwa konfigurasi di BIOS untuk FDD sudah benar. Cara melakukan testnya : masuklah ke DOS Prompt, dari sana berikan perintah untuk memformat disket dengan option /s (untuk menambahkan system pada disket yang diformat). FDD yang masih baik, pada waktu melakukan proses format dan transfer system, tidak menimbulkan suara yang terlalu keras. Bila FDD menimbulkan suara pada waktu proses format, ini menandakan bahwa FDD tersebut Head-nya sudah mulai aus.
9. CD ROM
Untuk melakukan test terhadap CD ROM biasanya dilakukan dari lingkungan Windows, dengan mencoba CD ROM untuk membaca sebuah disc. CD ROM yang masih baik, tidak memerlukan waktu yang lama untuk menginisialisasi disc pada waktu pertama kali disc tersebut di masukkan ke dalam CD ROM, kecuali kalau disc-nya sudah cacat atau kotor. Coba juga untuk menguji kecepatan transfer data dari CD ROM dengan cara mengkopikan data yang ada pada CD ROM ke Hardisk. Jika ada masalah, misalnya transfer data mulai melambat di bandingkan dengan saat awal mengkopi data, ada dua kemungkinan. Yang pertama adalah optiknya yang sudah lemah, yang kedua ialah optik yang kotor. Coba dibersihkan dengan Optic Cleaner, jika hasilnya sama saja, berarti optiknya memang sudah lemah.
10. Monitor
Untuk melakukan test pada monitor, anda harus punya sebuah CPU dengan spesifikasi standar dan VGA Card yang mampu untuk menampilkan resolusi tinggi ( minimal 800 x 600  untuk monitor Analog dan 1280 x 1024  untuk monitor Digital ). Cara melakukan test yaitu dengan mensetting resolusi pada batas maksimal kemampuan monitor. Nyalakan selama (  30 menit untuk monitor 2nd dan  2 jam untuk monitor baru ). Bila tampilan pada monitor tidak berubah, maka monitor masih layak pakai.
11. Power Supplay
Untuk melakukan test pada power supplay, dapat dilakukan dengan menggunakan Multi Tester. Arahkan switch penunjuk yang terdapat pada multi tester ke angka 50 pada bagian DC Volt. Colok yang berwarna merah untuk sumber positif dan yang berwarna hitam untuk ground.
Referensi Tegangan :
Untuk Power Supplay AT :
Warna Kabel Voltase
Hitam Ground
Merah 5 V
Kuning 12 V

Untuk Power Supplay ATX :
Warna Kabel Voltase
Hitam Ground
Merah 5 V
Kuning 12 V
Biru - 12 V
Abu-abu - 5 V
Oranye OK (power good)

Jika dalam pengukuran terdapat selisih tegangan yang lebih dari 0.5 Volt (baik lebih maupun kurang), maka power supplay tersebut perlu di perbaiki atau diganti.

By. Mr.Kuman
(dikutip dari:http://mrkuman.wordpress.com/2007/04/12/tehnik-merakit-komputer/)

Redemption Song

Old pirates, yes, they rob I;
Sold I to the merchant ships,
Minutes after they took I
From the bottomless pit.
But my hand was made strong
By the hand of the all mighty.
We forward in this generation
Triumphantly.
Won't you help me sing
these songs of freedom
Are all I ever have:
Redemption songs
Redemption songs
Emancipate yourselves from mental slavery;
None but ourselves can free our minds.
Have no fear for atomic energy,
'Cause none of them can stop the time
How long shall they kill our prophets,
While we stand aside and look
Oh! Some say it's just a part of it:
We've got to fulfill de book.
Won't you help me sing
these songs of freedom
Are all I ever have:
Redemption songs
Redemption songs
Redemption songs
(Guitar break)
Emancipate yourselves from mental slavery;
None but ourselves can free our mind.
Wo! Have no fear for atomic energy,
'Cause none of them-a can-a stop-a-the time
How long shall they kill our prophets,
While we stand aside and look?
Yes, some say it's just a part of it:
We've got to fulfil the book.
Won't you help to sing
These songs of freedom? -
Are all I ever had:
Redemption songs -
All I ever had:
Redemption songs:
These songs of freedom,
Songs of freedom.
(dikutip dari http://www.iloveblue.com/lirik/detail/4693.htm)

POLEMIK SEPUTAR PENGHITUNGAN SUARA PARPOL TERUS BERLANJUT

Pasca Pemilihan Umum (Pemilu) lalu, polemik seputar penghitungan perolehan suara Partai Politik (Parpol) di tingkat Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) terus berlanjut. Hingga siang, Rabu (15/4) sejumlah saksi dari Parpol mulai mengeluh bahkan tak segan-segan memprotes hasil penghitungan perolehan suara yang dilakukan KPPS.

Dari laporan yang diterima padangmedia.com di beberapa daerah pemilihan, Sedikitnya saksi dari tiga Parpol berbeda mengaku kurang puas dengan rekapitulasi perolehan suara yang di ajukan KPPS. Seperti di Daerah Pemilihan I Tanah Datar, seseorang yang mengaku saksi dari Partai Matahari Bangsa (PMB) di sebuah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kecamatan Batipuah menyatakan bahwa perolehan suara untuk PMB di TPS itu mencapai 75 suara, namun ketika di kordinasikan dengan data yang di peroleh KPPS, ternyata hanya 69 suara.

" Pesoalan ini juga terjadi di beberapa TPS yang ada di Jorong Kubu Karambia. Hasil Penghitungan suara yang dimiliki saksi Parpol, banyak tidak sesuai dengan yang di miliki KPPS," kata pria yang enggan menyebutkan identitasnya itu.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Himwardi Darma saat di mintai tanggapannya, justru mengklaim bahwa akibat kelalaian Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak kurang 400 simpatisan Partai Hanura tidak memperoleh panggilan oleh KPU untuk menggunakan hak pilihnya di TPS. Hal ini, sebutnya, sudah seharusnya menjadi pemikiran bagi KPU dan masyarakat untuk mencarikan solusinya.

Sementara itu, Ketua KPU Daerah Tanah Datar, Sondri, SPd mengakui fenomena terjadinya polemik seputar Pemilu. Namun demikian, sanggahnya, saat ini baik Parpol maupun masyarakat harus belajar menghormati hasil dari Pemilihan yang telah berlangsung beberapa waktu lalu.

" Memang di beberapa TPS ada hasil penghitungan suara yang berselisih antara data yang dimiliki saksi Parpol dengan data yang dimiliki KPPS. Namun perbedaan data itu tidak begitu signifikan, sehingga dapat diselesaikan. Sedangkan mengenai kemungkinan di laksanakannya Pemilu susulan bagi pemilih yang belum menggunakan hak pilihnya, tentu merupakan pekerjaan yang berat," katanya.(rio)

PT.POS BUTUH KEPASTIAN SOAL BLT

TANAH DATAR===

Kepala PT.Pos Indonesia Cabang Batusangkar,Masrun kepada padangmedia.com, Rabu (15/4) mengaku butuh kepastian dari pemerintah soal penyaluran dana Bantuan Langsung Tunai (BLT). Pasalnya, hingga kini pihak PT.Pos belum mengetahui hingga kapan dana BLT akan didistribusikan.

Masrun mengatakan, hingga Rabu (8/4) lalu, pihaknya telah menyalurkan dana BLT kepada 3000 lebih masyarakat miskin. Namun, penyaluran Dana BLT itu sempat terhenti lantaran dilaksakannya aktivitas Pemilihan Umum. Selain itu, pada Senin (13/4) lalu, pihak PT.Pos juga mendapat instruksi untuk menghentikan penyaluran dana BLT guna melayani masyarakat yang hendak mengambil dana Pensiunan.

" Sejak hari Senin kemarin, kita juga sengaja mengentikan penyaluran dana BLT karena ada sebagian masyarakat yang terjadwal untuk mengambil dana pensiunan. Tapi, InsyaAllah, Kamis (16/4) besok, PT.Pos akan kembali menyalurkan BLT," sebutnya.

Menurut Masrun, Sejak awal bulan April ini, PT.Pos telah menyalurkan dana BLT sejumlah Rp.200 ribu kepada tiap Keluarga miskin. Persoalannya, sambung Masrun, tidak ada kepastian apakah dana Rp.200 ribu itu disebut sebagai dana BLT tahun 2008 lalu, atau memang untuk pembayaran dana BLT pada tahun 2009.

" Belum ada kepastian dari pemerintah apakah penyaluran dana BLT akan tetap dilanjutkan pada tahun 2009 ini atau tidak. Yang jelas dana BLT yang ada di PT.Pos sudah hampir habis," katanya.

Saat padangmedia.com menanyakan apakah proses pendistribusian dana BLT pada tahun 2008 lalu telah diselesaikan sesuai jadwal, Masrun justru kembali mengatakan bahwa dirinya belum mendapat kepastian soal itu. Meskipun demikian dirinya mengaku akan tetap menyalurkan dana BLT yang masih tersisa di PT.Pos Cabang Batusangkar.

" Kami akan kembali menyalurkan dana BLT itu mulai besok," katanya mengelak saat ditanyakan berapa dana BLT yang tersisa Pada PT.Pos Indonesia Cabang Batusangkar.(rio)